Trainer Module

modul tranier

Modul pelatihan terdiri dari 2 type yaitu: HMP2001S dan HMP2001CB. Produk pertama adalah HMP2001S dan HMP2001CB yang merupakan pengembangan dari HMP2001S.

Adapun deskripsi produk secara umum adalah sebagai berikut:

1.1. Modul utama/induk

Menggunakan papan seperti HB2000 seri yang sudah terbukti handal, mudah cara pengoperasiannya, dengan fungsi ganda yaitu sebagai programmer, minimum system dan emulator. Sudah tersebar lebih dari 2000 unit di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Jenis mikrokontroler yang dipasangkan adalah keluarga MCS51 buatan Atmel yaitu salah satu dari AT89C51, AT89C52, AT89S51 atau AT89S52, sengaja dipilih jenis ini karena arsitektur didalamnya cukup komplek dan IC ini juga murah dan mudah didapatkan di pasar. Hubungan dengan PC menggunakan standar RS232 bekerja pada kecepatan 9600 Kbps, sehingga bisa dipasangkan ke desktop maupun laptop, dengan operating system DOS atau Windows 98/2000/XP.

1.2. Modul pembantu

Disediakan beberapa modul tambahan untuk menunjukkan bagaimana cara menghubung-kan peralatan luar dengan dunia mikrokontroler. Modul-modul tersebut yaitu:

Motor Stepper & Driver, Sensor Sentuh (Micro Switch), Opto Coupler dan Magnetic Switch (pada HMP2001S penggunaan/fungsi lebih sederhana)

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai penggerak motor stepper (motor langkah). Driver ini digunakan untuk penggerak motor stepper jenis unipolar. Bersama dengan motor stepper ini dipasangkan sensor sentuh dan opto coupler sebagai sensor batas (limit switch) serta magnetic switch untuk tujuan pengenalan berbagai macam sensor.

Modul Relay (hanya pada HMP2001CB)

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output untuk menggerakkan elektro-nik switch dalam hal ini digunakan relay sebagai sasarannya.

Sevent segment display.

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai penampil angka atau bilangan. Display ini tersusun sejumlah 8 digit.

Liquid Crystal Display (LCD).

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai penampil alpha numerik dan tanda-tanda lain yang karakternya identik dengan kode ASCII. LCD ini terdiri dari 2 baris, masing-masing terdiri dari 16 karakter.

DOT Matrix Display (hanya pada HMP2001CB)

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai penampil susunan LED secara matrix X-Y. Display ini bisa menampilkan karakter alphanumerik atau grafik.

PWM DAC (Pulse Width Modulation Digital to Analog Converter).

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi keluaran atau output sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai pengubah besaran data digital 1 bit yang dimodulasi dengan lebar pulsa (PWM). Dalam hal ini digunakan sebuah bola lampu yang bisa mewakili nilai lebar pulsa PWM dengan terang dan redup cahaya yang dihasilkannya atau pengamatan dilihat dengan bantuan oscilloscope.

Matrix Keypad.

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi masukan atau input sebuah mikrokontroler. Bisa digunakan salah satunya untuk menggerakkan peralatan output yang telah disebutkan diatas.

ADC (Analog to Digital converter) dan Sensor Suhu.

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi masukan atau input sebuah mikrokontroler untuk dipakai sebagai pengubah besaran analog menjadi digital 8 bit data. Pada percobaan ini digunakan potentio-meter sebagai masukan analog, dan hasilnya ditampilkan pada LCD atau display sevent segmen. Bersama dengan modul ini juga diperagakan sebuah sensor suhu dan menampilkannya pada layar LCD.

RS232 Converter.

Digunakan untuk belajar mengenal fungsi mikrokontroler sebagai alat transfer data secara serial dengan menggunakan standart komunikasi data RS232. Bisa dipakai antar modul, modul dengan PC atau semua peralatan yang mempunyai RS232 port.

RTC (Real Time Clock).

Digunakan untuk belajar mengenal komponen yang menghasilkan waktu yaitu teridiri dari detik, menit, jam, hari, tanggal, bulan dan tahun serta bagaimana cara memanfaatkan beberapa kelebihannya termasuk Non Volatile Memory yang ada didalamnya. Chip set yang dipakai adalah dari Dallas type DS12C887.

DTMF Transceiver.

Digunakan untuk belajar mengenal dan mengoperasikan komponen yang bisa menghasilkan dan menterjemahkan signal DTMF (Dual Tone Multiple Frequency) yaitu suatu tone yang dipakai sebagai standar dalam bidang telekomunikasi atau telepon. Chipset yang dipakai adalah dari MITEL type MT8888.

Voice Playback.

Digunakan untuk belajar memainkan kembali data suara digital yang disimpan kedalam suatu memory dengan bantuan DAC dan amplifier sampai bisa didengar melalui speaker.

Komunikasi Data via Infra Red.

Digunakan untuk belajar mengenal komunikasi data yang ditransmisikan melalui gelombang infra merah. Juga didemokan bagaimana kita bisa menangkap data signal infra merah yang dipancarkan oleh remote control yang kita pakai sehari-hari dirumah.

Komunikasi Data via RF.

Seiring dengan kemajuan teknologi, banyak alat-alat yang menggunakan RF sebagai transmisi data digital. Sebagai contoh yang sering kita lihat adalah remote control alarm mobil, bel pintu tanpa kabel, security system, wirelles LAN dll. Disini dipelajari komunikasi dengan menterjemahkan data yang dikeluarkan dari UHF RF Wireless remote control yang dimodulasi OOK (On OFF Keying).