di Purwokerto
Karakter sekolah teknik dan kampus teknik berbeda dibandingkan dengan institusi pendidikan umum. Hal ini terlihat saat kami melakukan instalasi di SMK Telkom dan STT Wiworotomo. Pertanyaan yang diajukan seputar perangkat Laboratorium Bahasa yang terpasang lebih bersifat teknis.
Sementara institusi pendidikan lainnya pada umumnya mengeluarkan pertanyaan yang sangat mendasar mengenai masalah penggunaan perangkat. Terlebih jika yang menerima pelatihan ternyata adalah dosen-dosen elektro. Pertanyaan yang terlontar serasa memasuki sidang ujian mahasiswa.
Instalasi sendiri kami tangani sekitar 50%. Kendala sempat terjadi dikarenakan tidak semua instalasi listrik yang ada mempunyai ground yang bagus.
Pada akhirnya pihak sekolah dan kampus menyambut positif dan puas terhadap adanya laboratorium bahasa di tempat mereka.
