Laboratorium Bahasa di Nusa Tenggara

Di Pulau Sumbawa Bima kota kecil di Nusa Tenggara Barat memiliki bandara sendiri yaitu Bandara Muhammad Salahuddin. Hal ini sedikit membantu Rekavisitama saat melakukan instalasi Laboratorium Bahasa di beberapa tempat di pulau Sumbawa. Pesawat Merpati melayani jalur Denpasar-Bima dengan waktu tempuh kira-kira setengah jam.

Jadi tim instalasi berangkat dengan pesawat dengan jalur Surabaya-Denpasar-Bima. Instalasi pendahuluan sudah dilakukan oleh rekanan Rekavisitama. Hal ini meringankan beban Rekavisitama. Kami hanya melakukan penyelesaian akhir instalasi. Sebelumnya rekanan sudah menjalani pelatihan instalasi Laboratorium Bahasa yang kami produksi.

Rekanan kami menghadapi kendala karena gedung sekolah yang akan dipasang perangkat Laboratorium Bahasa ternyata belum siap digunakan. Akibatnya waktu instalasi menjadi molor. Selain itu jaringan listrik juga belum terpasang di lokasi. Beruntung semua keadaan tersebut tidak berlarut-larut. Akhirnya instalasi dapat juga diselesaikan. Training penggunaan Laboratorium Bahasa dilakukan secara terpisah di tiap

sekolah.

Hal ini dilakukan karena guru-guru ditiap sekolah punya waktu luang yang berbeda. Karena itu maka training juga dilaksanakan pada waktu siang dan malam hari.